Satu

Dua nafas terangkai menjadi satu
Tiga kata sayang bermakna satu
Empat pundak bersandar menjadi satu
Lima jari melambai menjadi satu
Lalu kapan satu tak sendiri?

Dua mata bertatapan dengan dua mata
Dua telinga mendengarkan dengan dua telinga
Dua kaki berjalan beriringan dengan dua kaki
Dua tangan tergenggam erat dengan dua tangan
Lalu mengapa dua tak lebih baik daripada satu?

Raga itu dua
Tapi hati itu satu
Jadi dua dan satu selalu bersama. Dan berakhir bahagia.

ALP

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s