Satu

Dua nafas terangkai menjadi satu
Tiga kata sayang bermakna satu
Empat pundak bersandar menjadi satu
Lima jari melambai menjadi satu
Lalu kapan satu tak sendiri?

Dua mata bertatapan dengan dua mata
Dua telinga mendengarkan dengan dua telinga
Dua kaki berjalan beriringan dengan dua kaki
Dua tangan tergenggam erat dengan dua tangan
Lalu mengapa dua tak lebih baik daripada satu?

Raga itu dua
Tapi hati itu satu
Jadi dua dan satu selalu bersama. Dan berakhir bahagia.

ALP

Dibalik Makna Diam

Lidah kelu tak mampu ucapkan penggal kata
Kamu buat isyarat dengan liukan bahasa tubuh
Tangan terkepal tak dapat genggam apapun
Kamu buat isyarat dengan hangatnya suara kalbu

Berjalan tanpa menengok ke samping kiri kanan
Kamu buat langkahmu yang pasti bermasa depan
Berlari tanpa takutkan aral yang melintang
Kamu buat raga mengalahkan emosi sekejap

Tutur halus tersirat pada sekelebat pandangan mata
Kamu buat makna tersirat dibalik tatapan sedetik
Alunan kata terangkai menjadi sebuah kalimat
Kamu buat penggalan huruf menjadi doa dibalik kata “Ya

ALP