KEINDAHAN YANG TAK BERSALAH

Salahkah?

 

Saat pelangi menggantikan hujan,
Bunga mekar menggantikan daun bergururan
Kupu-kupu mengantikan kepompongnya
Salahkah mereka menjadi cantik?
 
Salahkah?
Saat tulisan yang penuh menjadi hanya satu kata,
Gelas yang terisi penuh menjadi kosong
Kota yang ramai mendadak menjadi sepi
Salahkah keheningan menjadi sosok yang dinanti?
 
Salahkan?
Saat kertas menjadi sebuah arang
Tinta untuk menulis menjadi kering
Warna lukisan yang memudar
Salahkah kehilangan menjadi sesuatu yang tak dinginkan?
 
Salahkah?
Saat semuanya yang indah tak ada di depan mata
Tapi,
Salahkan keindahan hanyalah waktu yang berbicara?
 
( Didekasikan kepada kamu,
Salah yang tak berarti.)
 
ALP
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s